Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Friday

5 Tips Rileksasi Setelah Lama di Depan Komputer

5 Tips Rileksasi Setelah Lama di Depan Komputer

Komputer saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Kita tidak lagi berada di zaman ketika komputer hanya digunakan untuk bekerja, tapi kini telah digunakan sebagai media komunikasi, hiburan, dan bahkan berbelanja sekalipun. Bukan lagi rahasia bahwa berlama-lama di depan komputer tidak menyehatkan. Tapi terkadang karena kewajiban dan pekerjaan yang menumpuk, kita tidak dapat meninggalkan komputer seharian.



Adapun beberapa masalah kesehatan yang biasa diderita para pengguna komputer antara lain gangguan mata, nyeri punggung, sakit pinggang dan leher. Guna menjaga kondisi Anda tetap fit walaupun harus seharian berada di depan komputer, inilah beberapa tips yang bisa Anda lakukan menurut Boldsky.
 
1. Peregangan
Tentu saja, salah satu cara untuk terhindar dari gangguan kesehatan adalah dengan berolahraga. Cara ini mungkin dapat Anda lakukan jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk keluar. Gerakan ini dapat Anda lakukan di depan meja kerja, seperti memutar leher dengan searah dan berlawanan jarum jam, regangkan jemari tangan dan kaki, semua gerakan ini dapat menghindari Anda dari rasa kram.
 

2. Jalan Santai
Sebagian besar waktu yang dimiliki hampir terkuras oleh tekanan pekerjaan. Jadi , ujung dari kesehatan yang baik adalah Anda dapat berjalan santai di sore atau pagi hari. Jalan dengan waktu 10 menit ini dapat Anda lakukan di sekitar area kantor, dengan begitu tidak akan mengganggu jam kerja. Selain untuk menghindari sakit pinggang, jalan santai ini juga dapat mencegah kenaikan berat badan.
 
3. Posisi Duduk
Posisi duduk yang tidak tepat akan membuat Anda terkena resiko sakit pungggung. Sebagian besar dari kita memiliki kebiasaan membungkuk saat di depan computer. Posisi baik saat di depan komputer adalah jaga jarak mata, usahakan bahu tetap rileks dan istirahatkan jemari Anda sesaat usai mengetik.

4. Konsumsi Makanan yang Tepat
Sebenarnya, bukan hanya pekerjaan fisik saja yang bisa membuat Anda merasa lapar. Pekerjaan mental sebenarnya justru bisa membuat Anda lebih mudah merasa lapar. Hal ini dapat membuat Anda mengalami kenaikan berat badan. Pastikan bahwa Anda terhindar dari makanan-makanan cepat saji saat sedang bekerja. Usahakan untuk meluangkan waktu mengkonsumsi makanan yang sehat untuk melancarkan sistem metabolisme Anda.
 

5. Istrahatkan Mata
Hal yang paling pertama merasakan lelah saat berada di depan komputer adalah mata. Sinar radiasi yang terpancar dari layar monitor memberi dampak yang besar pada mata, apalagi bila Anda berada terlalu lama di depannya. Biasakan untuk selalu mengedipkan mata Anda saat berada di depan komputer. Karena saat sedang berkonsentrasi penuh, kita terkadang tidak mengedipkan mata yang mengakibatkan mata menjadi perih karena kering.

Anda juga sebaiknya mengistrahatkan mata setiap satu setengah jam sekali. Istrahatkan mata Anda selama 15 menit dengan memejamkannya sejenak hingga merasa rileks kembali. Dengan cara ini, mata Anda tidak akan mudah lelah di depan komputer. Mengistrahatkan mata ini penting! Karena terlalu lama di depan komputer dapat meningkatkan tekanan syaraf mata, yang pada akhirnya dapat berujung pada kebutaan.


Sumber : Erwinmiradi

Wednesday

Wanita Ini Dilarang Tertidur, Karena Tidur Dapat Membunuhnya

Emma Chell menderita congenital central hypoventilation syndrome (CCHS)
Saat mengantuk, naik kereta atau menonton film yang membosankan bisa saja membuat orang tertidur tanpa sengaja. Tapi hal ini tidak boleh terjadi pada Emma Chell, karena ketiduran bisa membunuhnya.

Emma adalah satu satu dari 200 orang di dunia yang menderita congenital central hypoventilation syndrome (CCHS). Sindrom langka ini membuat Emma berhenti bernapas setiap kali tertidur, yang berarti tertidur bisa kapan saja membunuhnya.

Congenital central hypoventilation syndrome (CCHS) atau Ondine's curse membuat penderitanya 'lupa' bernapas setiap kali tertidur karena kesalahan dalam refleks saraf yang mengontrol pernapasan.

CCHS bisa merupakan penyakit bawaan sejak lahir atau dikembangkan karena trauma tulang belakang parah, seperti kerusakan pada batang otak, stroke atau komplikasi bedah saraf. Orang dengan CCHS umumnya memerlukan trakeostomi dan ventilasi mekanik untuk bertahan hidup.

Hidup dengan kondisi CCHS membuat Emma tidak boleh tertidur di meja, menginap di rumah teman atau tertidur di kendaraan. Satu-satunya cara untuk membuatnya tetap hidup adalah dengan menggunakan masker ventilator khusus yang bisa membantunya untuk bernapas saat tidur.

"Ini menjadi suatu kesadaran sekarang karena saya memiliki kondisi ini seumur hidup. Saya tidak pernah bisa tertidur secara tidak sengaja karena itu bisa membunuh saya. Jika mengantuk di siang hari, saya akan berjalan-jalan dan mencoba menyegarkan diri," jelas Emma Chell (24 tahun), seperti dilansir Dailymail, Jumat (30/9/2011).

Emma mengatakan tidur malam yang baik benar-benar penting baginya dan ia tidak boleh minum alkohol tanpa didampingi ayah dan ibunya, karena mereka takut Emma mabuk dan pingsan.

Emma menghabiskan dua tahun pertama hidupnya di rumah sakit sementara dokter mencoba mencari tahu mengapa ia tiba-tiba berhenti bernapas.

Hanya 1 dari 200.000 anak lahir dengan kondisi CCHS, tetapi hanya sekitar 200 orang di dunia saat ini yang hidup kondisi langka ini memiliki tingkat kematian yang sangat tinggi. Emma adalah salah satu dari 30 penderita CCHS yang ada di Inggris.

"Kehamilan saya sepenuhnya normal sampai saat ia dilahirkan. Dia segera menjadi biru dan dibawa ke unit neo-natal. Pada awalnya, para dokter hanya ingin memantau, tetapi mereka menemukan bahwa setiap kali ia tidur, ia akan berhenti bernapas, kadar oksigennya akan turun dan mereka harus membangunkannya lagi," kenang Carole (51 tahun), ibunda Emma yang tinggal di Cheadle, Staffordshire.

Menurut Carole, tidak ada dokter atau perawat yang pernah melihat kondisi seperti itu sebelumnya. Akhirnya, Prof Peter Fleming, profesor pediatri di Bristol Children's Hospital mendiagnosis Emma dengan salah satu kasus pertama Inggris dari CCHS.

Emma menjalani operasi trakeostomi untuk memasukkan pipa napas ke lehernya, tetapi dokter masih terlalu takut untuk membiarkan dia pulang bersama orangtuanya. Emma harus menunggu hingga berumur 2 tahun hingga dokter memperbolehkannya pulang ke rumah.

Akhirnya, Carole dan suaminya David (56 tahun) dilatih untuk menggunakan mesin ventilasi dan monitor oksigen yang memungkinkan Emma tidur.

Dengan kondisi yang begitu langka, para dokter tidak tahu apa yang akan terjadi atau apakah harapan hidup masih ada. Emma harus menggunakan ventilasi hampir 24 jam sehari sehingga tidak ada cara untuk tak membiarkannya pulang.
Sumber :  Autoblogsaya

Monday

Tips Pertolongan Pertama Ketika Migrain

Saat Migrain sedang kambuh, para penderita bukan hanya merasakan bagaimana dahsyatnya rasa sakit kepala menyerang di satu sisi. Namun jika tingkat rasa sakit semakin parah, penderita bahkan bisa merasakan mual, ketakutan akan cahaya atau suara bisingm bahkan hingga muntah.

Tips Pertolongan Pertama Ketika Migrain
Tips Pertolongan Pertama Ketika Migrain

Namun sebelum Anda memutuskan menenggak obat berikut adalah beberapa tips pada pertolongan pertama serangan migrain, seperti yang dikutip dari beberapa sumber:

1. Minumlah air putih hangat yang cukup, selama Anda tidak merasa mual dan muntah. Kurangnya asupan air akan memperparah rasa sakit kepala yang Anda derita.

2. Berbaringlah di ruangan yang tidak memiliki cahaya berlebih. Silaunya lampu atau matahari, bisa menyebabkan rasa sakit sulit reda. Pemilihan ruang yang sedikit gelap bisa membuat Anda sedikit nyaman. Pastikan juga suasana tidak bising.

3. Menaruh kain yang telah dicelupkan ke dalam air dingin juga bisa membantu. Hal ini bermanfaat untuk membuat Anda sedikit lebih segar.

4. Lainnya, Anda dapat makan permen jahe atau minum air jahe. Cara ini dapat mengurangi rasa mual yang biasanya menyertai migrain. Sebuah studi menunjukkan, bahwa jahe dapat mengurangi migren dan sakit kepala ringan hingga 63 persen, dibandingkan dengan 39 persen pasien yang memakai jenis obat plasebo.

5. Terakhir, beri pijatan di area yang sakit dengan lembut.



Sunday

Hal Unik dari Dunia Kedokteran

Selagi jaga malam di rumah sakit, dan selagi tidak ada pasien baru untuk di-follow up, saya memikirkan beberapa hal berkaitan dengan kedokteran yang menurut saya unik. Menurut saya hal-hal yang saya pikirkan adalah beberapa fenomena yang unik, yaitu:



Fenomena Dokter Online
Belakangan, di era modern ini, telah dikenal istilah dokter online, di mana dokter yang bekerja atau berhubungan dengan pasiennya melalui dunia maya dengan bantuan jejaring sosial, web cam, email, ataupun blog. Dengan metode online ini, pasien dapat melaporkan keluhannya tanpa datang ke tempat praktik dokter. Pasien juga dapat memperpanjang resep dengan berkontak langsung dokter melalui web camataupun melalui telpon. Dengan metode online ini pula diharapkan membuat waktu konsultasi pasien lebih efisien, dan membuat keadaan pasien lebih nyaman. Namun, dengan semua manfaat baiknya, tentu saja kontroversi selalu ada. Di Amerika dan beberapa negara Eropa, fenomena dokter online sudah cukup menjamur, meskipun beberapa kalangan medis menentang karena dengan metode online ini salah satu kekuatan kedokteran akan lenyap. Kekuatan kedokteran tersebut adalah "Pemeriksaan Fisik" ke pasien, yang merupakan salah satu sarana terampuh untuk mendiagnosis pasien selain "Anamnesis".

Fenomena Malpraktik
Beberapa dosen saya perbah berkata, "Kalau kalian mau kaya, jangan masuk kedokteran, masuklah fakultas hukum atau teknik!!!". Saya merenungkan ucapan dosen-dosen saya yang intinya mereka berkata bahwa pekerjaan dokter itu bukanlah pekerjaan yang berprospek finansial tinggi, melainkan pekerjaan yang berprospek finansial biasa, bahkan kurang sesuai dengan pengabdian yang dilakukan. Lantas, apa kaitan hal ini dengan malpraktik? Kaitannya yaitu dengan prospek yang (dianggap) tidak sesuai dengan pengorbanan, sebagian kecil oknum dokter melanggar sumpah mereka demi mendapat penghasilan. Sebagian kita mungkin sudah sering mendengar berita tentang seorang dokter yang membuka praktik aborsi. Hal ini tidak lain tidak bukan yaitu karena mereka merasa kekurangan uang dari apa yang mereka kerjakan, sehingga mereka menyimpangkan keilmuan mereka agar penghasilan bertambah. Perlu kita ketahui bahwa tindakan dokter yang semacam ini barulah disebut malpraktik. Apabila seorang dokter melakukan aborsi atas indikasi medis yang tepat (non-kriminalis), hal itu bukanlah malpraktik. Contoh kasus lain yang malpraktik ialah ketiadaan informed consent setiap kali melakukan tindakan medis. Informed consent ialah persetujuan medis yang dimohon oleh dokter dan disetujui oleh pasien untuk diberlakukannya tindakan medis terhadap pasien tersebut. Kebanyakan dokter yang "dilaporkan" ke pengacara ialah dokter yang melakukan tindakan medis tanpa izin dan edukasi terlebih dahulu ke pasien sebelum tindakan medis tersebut dilakukan. Apabila tindakan medis tersebut justru merugikan pasien, maka dokterlah yang salah. Seharusnya seorang dokter memberi tahu hal apapun yang dapat terjadi pada pasien akibat suatu tindakan medis yang akan dilakukan, dengan demikian segala persetujuan "Ya" dari pasien berarti "Ya" bagi dokter untuk melakukan tindakan medis tertentu. Seorang dokter juga seharusnya melakukan rekam medis dengan sempurna agar mempunyai kekuatan hukum bila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

Fenomena Iatrogenik
Apa yang dimaksud dengan iatrogenik? Iatrogenik berasal dari kata iatro-physician dan gennan-to produce) yang berarti penyebab suatu keadaan pada pasien di rumah sakit selain penyakit yang ada pada pasien, juga disebabkan oleh tindakan dokter (kesalahan diagnosis, ketiadaan kompetensi dokter yang adekuat). Fenomena iatrogenik ini belakangan diperbincangkan. Seorang pasien pasti datang ke rumah sakit bertujuan untuk menyembuhkan keadaan sakitnya, tetapi karena berbagai sebab seperti kelalaian dokter, kesalahan diagnosis, kurangnya kompetensi atau kemampuan tatalaksana dokter, dan lain-lain, menyebabkan keadaan pasien justru bertambah parah. Hal semacam ini tidak jarang terjadi, dan tidak mungkin ditutup-tutupi, karena masyarakat sudah terlanjur menyadari. Untuk itu, tugas seorang dokter ialah bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab (belajar giat, misalnya) agar pasien yang datang berobat mempercayai dokter sepenuhnya sebagai orang yang dipilih Tuhan untuk menyembuhkan keadaan sakitnya.

Fenomena Dokter Vs Pengacara
Bukan bermaksud memprovokasi, hal ini sering saya dengar dari beberapa kalangan. Dokter, sebagai salah satu profesi dengan risiko tinggi, membuat banyak oknum pengacara mengambil peluang untuk mencari-cari kesalahan. Perlu diingat, oknum, sekali lagi oknum.

Fenomena Phantom
Nah, sebetulnya yang kali ini tidak ada hubungannya dengan paragraf-paragraf di atas, tetapi menurut saya fenomena ini unik. Ya, seperti subjudulnya, fenomena phantom. Apa yang dimaksud dengan fenomenaphantom? Yaitu fenomena pemetaan ulang bagian-bagian penginderaan di otak. Sebagai contoh, ada suatu pertanyaan, Apakah seseorang bisa merasakan gatal atau pun sakit pada tangan kanannya meskipun tangan kanannya telah diamputasi (sudah tidak ada lagi)? Jawabannya "Bisa", orang itu bisa tetap merasakan gatal ataupun sakit pada tangan kanannya yang sudah tidak ada lagi tersebut. Fenomena inilah yang disebut dengan fenomena phantom yaitu ketika bagian otak yang menangkap dan menginterpretasikan sinyal atau rangsang dari tangan kanan tetap bekerja meskipun tangan kanan tersebut secara fisik sudah tidak ada lagi. Biasanya orang yang mengalami hal ini akan sangat tidak nyaman, karena ia tidak dapat menggaruk gatal atau memijat tangan kanan yang sakit tersebut. Namun, fenomena phantom ini membuat para ilmuan mencari cara agar penderita dapat menggaruk, memijat, dan sebagainya dengan menemukan area-area yang persarafannya sama dengan persarafan bagian tubuh yang hilang.


Wednesday

Bio Farma Menjawab Ketakutan akan Vaksin dari Babi

Vaksin yang digunakan oleh program imunisasi di Indonesia adalah buatan PT Bio Farma (Persero) Bandung. Dengan maraknya kelompok anti-vaksin yang takut bersinggungan dengan babi, Bio Farma pun menjawab ketakutan tersebut.


Vaksinasi merupakan pemberian dalam jumlah kecil mikroba yang sudah di-inaktivasi atau dilemahkan kepada orang sehat dengan tujuan untuk merangsang tubuh orang tersebut membentuk antibodi (kekebalan) terhadap mikroba tersebut.

"Masyarakat tidak perlu takut dengan adanya isu bahan dasar vaksin adalah babi, karena itu tidak benar adanya. Vaksin terbukti dapat mencegah penyebaran penyakit menular dan berbahaya. Hal ini terbukti dengan musnahnya penyakit cacar api dari muka dunia dikarenakan keberhasilan program imunisasi cacar api pada tahun 1978," jelas dr Novilia Sjafri Bachtiar, M.Kes, Kepala Bagian Evaluasi Produk PT Bio Farma (Persero), saat dihubungi detikHealth, Rabu (20/6/2012).

Kementerian Kesehatan dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia) pun saat ini terus melakukan sosialisasi ke berbagai daerah yang memiliki cakupan imunisasi yang masih rendah.

dr Novilia menegaskan tidak benar bahwa bahan dasar pembuatan vaksin hanya dari babi. Vaksin terdiri dari virus dan bakteri yang dilemahkan. Vaksin yang diedarkan kepada masyarakat pun sudah melalui proses yang ketat dari segi kualitas, efektifitas dan keamanan vaksin.

Di dalam negeri pengawasan dilakukan oleh badan POM dan untuk ekspor dilakukan penilaian kualitas dan mutu vaksin oleh World Health Organization (WHO).

"Perihal kehalalan vaksin dipertanyakan sejak tereksposnya penggunaan tripsin (enzim babi) pada vaksin polio. Untuk itu sudah ada fatwa MUI bahwa penggunaan vaksin OPV (Oral Polio Vaccine) maupun IPV (Inactivated Poliovirus Vaccines atau vaksin polio khusus) diperbolehkan, bisa dilihat pada website MUI," lanjut dr Novilia.

Pembuatan semua vaksin di Indonesia sendiri dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero). Kelima vaksin dasar lengkap yakni Hepatitis B, Imunisasi BCG, Polio, Imunisasi DPT, Imunisasi Campak juga dibuat Bio Farma dan sudah dibolehkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dari pihak PT Bio Farma (Persero) sendiri menekankan ada beberapa hal yang perlu diklarifikasi, yaitu:
1. Tripsin bukan bahan pembuat vaksin, tapi untuk harvest sel (panen) yang digunakan untuk media virus. Tripsin merupakan bahan untuk melepaskan sel dari tempat merekatnya virus pada media virus.

2. Tripsin kemudian dibuang dan ada proses pencucian, dan kemudian pelarutan dengan air dalam jumlah yang sangat besar.

3. Pada produk final tidak ditemukan unsur tripsin.

"Untuk vaksin lainnya kita tidak menggunakan tripsin seperti polio. Dengan demikian, bisa dijelaskan vaksin adalah suatu medikasi yang sifatnya urgent, bukan pilihan seperti makanan," tutup dr Novilia.

Sebagai informasi, sejak tahun 1997 sampai saat ini, PT Bio Farma pun telah mengekspor produknya ke 120 negara, termasuk 36 negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam seperti Iran, Pakistan, Malaysia, Mesir dan negara lainnya seperti India, Thailand, Afrika Selatan dan lainnya.


Sumber : Detik Health

Vaksinasi MMR Pada Bayi Sebabkan Autis...? Benarkah

Ada banyak orangtua yang ragu memberikan vaksin MMR pada anaknya karena diduga bisa menyebabkan autis. Benarkah banyak kasus autis usai anak diberikan vaksin MMR? Ini penjelasannya.



Pemberian vaksin MMR diketahui bisa mencegah penyakit mump (gondongan), measles (campak) dan rubella (campak Jerman), biasanya diberikan pada anak berusia di atas 1 tahun. Sedangkan di Indonesia diberikan 6 bulan setelah imunisasi campak.

Dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi, Sekretaris Satgas Imunisasi PP IDAI, dalam penjelasannya menuturkan dokter Wakefield yang mengungkapkan bahwa MMR bisa menyebabkan autisme diketahui bukanlah ahli vaksin, tapi ia sebagai dokter spesialis bedah.

Penelitian Wakefield tahun 1998 hanya menggunakan 18 sampel, setelah diaudit oleh tim ahli penelitian terbukti bahwa Wakefield memalsukan data sehingga kesimpulannya salah. Hasil ini sudah diumumkan dalam majalah kedokteran British Medical Journal Februari 2011.

Sedangkan banyak penelitian lain yang telah dilakukan oleh para ahli vaksin dibeberapa negara menyimpulkan bahwa vaksin MMR tidak terbukti mengakibatkan autis pada anak. Kondisi ini tidak ada hubungannya dan sudah dibuktikan secara ilmiah.

Namun umumnya gejala autis pertama kali terlihat saat bayi berusia 12-18 bulan, yang mana waktu tersebut hampir bersamaan dengan diberikannya vaksin MMR, sehingga banyak orang beranggapan autis yang dialami anak akibat vaksin MMR yang diberikan.

Padahal sebagian besar kasus anak-anak yang memiliki autis disebabkan oleh faktor genetik, sedangkan beberapa kasus lainnya belum diketahui dengan pasti apa penyebabnya.

Sementara itu sebelumnya diungkapkan bahwa penggunaan thimerosal dalam vaksin sebagai penyebab autisme. Tapi beberapa jurnal ilmiah mengungkapkan thimerosal tidak terbukti mengakibatkan gangguan neurodevelopment (gangguan perkembangan karena saraf).

Serta saat dilakukan pengamatan pada kelompok anak yang menerima thimerosal dan tidak, ternyata tidak ada perbedaan yang bermakna. Jadi thimerosal tidak berhubungan dengan kejadian autis.

"Sekarang sebagian besar vaksin tidak pakai thimerosal untuk mengurangi kekhawatiran orangtua, dan peneliti-peneliti yang menentang vaksin bukan ahli imunologi, dan kita harusnya mempercayakan hal-hal pada ahlinya. Kalau nggak ahli tentang vaksin ya jangan berbicara," ujar dr Rifan Fauzie, SpA dari RSAB Harapan Kita, saat dihubungi detikHealth, Rabu (20/6/2012).

Kenapa Ada Bayi yang Sakit atau Meninggal Usai Divaksin?

Terkadang ditemukan beberapa kasus bayi atau anak yang sakit bahkan hingga meninggal setelah ia diberikan vaksin tertentu. Sebenarnya apa yang menjadi penyebab anak sakit atau meninggal usai divaksin?



"Yang namanya obat bisa menimbulkan reaksi alergi hebat bahkan sampai meninggal termasuk vaksin. Jadi jangan semata-semata kesalahan ditujukan pada vaksin saja," ujar dr Rifan Fauzie, SpA dari RSAB Harapan Kita Jakarta, saat dihubungi detikHealth, Rabu (20/6/2012).

dr Rifan menjelaskan biasanya efek yang fatal disebabkan oleh alergi hebat sehingga menimbulkan syok dan kalau tidak segera ditolong bisa menyebabkan kematian. Tapi kasus ini sangat sangat jarang terjadi, diperkirakan dari 1 juta hanya ada 1-2 kasus saja.

"Dan kita nggak pernah tahu alerginya apa, jadi tidak adil jika hanya menyalahkan vaksin semata, karena hal-hal diluar itu seperti makanan juga bisa menimbulkan reaksi alergi yang fatal," ungkapnya.

Biasanya jika mengalami alergi yang hebat maka anak akan kolaps karena pembuluh darah di tubuh melebar secara mendadak sehingga suplai darah berkurang. Kalau tidak segera ditolong bisa menyebabkan kematian.

"Sedangkan efek samping atau efek simpang vaksin yang paling sering adalah nyeri di tempat suntik, demam serta kemerahan," ujar dokter yang juga berpraktek di RS Bunda Menteng, Jakarta.

dr Rifan menyarankan bagi orangtua yang membawa anaknya untuk divaksin sebaiknya tunggu dulu di tempat imunisasi minimal 15 menit dan jangan langsung pulang. Kalau selama 15-30 menit tidak terjadi reaksi apa-apa baru diperbolehkan pulang, karena biasanya reaksi fatal berlangsung cepat.

Sedangkan jika timbul demam adalah reaksi yang tidak berbahaya. Demam yang dikategorikan sebagai efek samping wajar umumnya hanya berlangsung selama 2-3 hari dan orangtua tidak perlu panik yang penting perbanyak minum air putih. Jika lebih dari 3 hari demam tidak juga turun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Beberapa kasus bayi meninggal usai divaksin

Meski pemerintah menjamin bahwa vaksin untuk bayi sudah terbukti keamanannya, kasus balita meninggal usai diimunisasi atau divaksin sudah beberapa kali terjadi dan selalu menjadi topik hangat di media. Ada yang menganggapnya sebagai efek samping dari vaksin, ada pula yang meyakininya sebagai faktor kebetulan.

Pada 31 Mei 2005, Angga seorang bocah berusia 4,5 tahun asal Tasikmalaya meninggal 2 jam setelah imunisasi polio lalu disusul Riri Agustiani bayi 9 bulan yang juga meninggal usai imunisasi pada 5 Juni 2005. Sementara di Depok Jawa Barat, balita bernama Nabila juga meninggal selang sepekan setelah disuntik.

"Pada kematian balita tersebut tidak terdapat hubungan kausal dengan imunisasi polio tahap I," tegas Siti Fadilah Supari yang kala itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan, seperti dikutip dari detiknews.

Kasus lain terjadi pada Maret 2007 di Bandung, Jawa Barat dan menimpa bocah perempuan bernama Rita. Bocah berusia 5 tahun ini mengalami demam lalu meninggal beberapa hari setelah diimunisasi campak di Posyandu Desa Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung.

Di Bekasi, 2 balita juga meninggal usai mendapat vaksin campak dan polio pada Oktober 2011. Keduanya adalah Hanif yang divaksin di Kelurahan Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi serta Isma yang divaksin di Kelurahan Telukpucung, Kota Bekasi.

Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) dari RS Cipto Mangunkusumo menulis dalam blog pribadinya, kematian yang disebabkan oleh vaksin sangat sedikit. Sebagai ilustrasi semua kematian yang dilaporkan di Amerika sebagai KIPI pada tahun 1990-1992, hanya 1 yang mungkin berhubungan dengan vaksin.

"Institut of Medicine (IOM) pada tahun 1994 menyatakan bahwa risiko kematian akibat vaksin adalah amat rendah (extra-ordinarily low)," tulisnya seperti dikutip detikHealth, Rabu (20/6/2012).

Bukan cuma risiko kematian, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti nyeri bekas suntikan serta demam ringan prevalensinya hampir sama dengan keadaan sehari-hari tanpa adanya imunisasi. Itu pun menurut Dr Piprim, hanya sebagian kecil yang memang berkaitan dengan vaksin atau imunisasi sedangkan sebagian besar bersifat koinsiden atau kebetulan.


Sumber : Detik Health

Tuesday

Membunyikan Leher dan Buku Jari Berbahaya Bagi Kesehatan

Membunyikan sendi-sendi di jemari, tangan, atau leher saat badan pegal memang terasa melegakan sesudahnya. Namun, sebaiknya kita jangan terlalu sering melakukan ini, mengapa?


alisuhendri.files.wordpress.com


Menurut Brian Cassaza, M.D, dari Universitas California, Amerika, bila salah urat syaraf terjepit di antara tulang ekor leher. Maka, efeknya bisa bemacam-macam, tergantung dari jaringan saraf itu menuju ke mana. Tapi, pada umumnya, akan mengakibatkan organ tubuh seperti kaki dan tangan sulit dikomando oleh otak.

Orang yang mengalami hal tersebut, biasanya berjalan seperti robot, karena, otak gagal memberi instruksi kepada organ-organ tubuh untuk melakukan apa yang diiinginkan.

Sama halnya dengan membunyikan tulang leher, gerakan membunyikan buku-buku atau sendi di jari juga merupakan kebiasaan yang salah karena menyalahi aturan persendian normalnya dan dapat menghancurkan tulang-tulang rawan di dalamnya.Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka dapat menimbulkan penyakit sendi yang kronis di kemudian hari.

Para ilmuwan biomedis telah mempelajari apa yang sebenarnya terjadi ketika kita menekuk tulang sendi jari dengan menggunakan mikrofon yang sensitif.

Di dalam ruang sendi antara tulang-tulang terdapat cairan dan ikatan sendi (ligamen) di setiap sisi ruang sendi yang menyatukan tulang.

Nah, saat kamu menarik jari, hal ini membuat ruang sendi makin besar. Akibatnya, tekanan dalam ruang sendi makin menurun. Segera saja, ikatan sendi tersedot ke dalam. Ketika tekanan menurun,muncullah gelembung (paling sering karbon dioksida), hanya dalam satu per ribuan detik. Gas inilah yang menimbulkan bunyi letupan yang merupakan suara pertama.

Gelembung itu mengisi 15% ruang sendi yang sekarang menjadi lebih besar. Karena ruang sendi mendadak diisi oleh gelembung, cairannya tiba-tiba mendorong ikatan sendi dan mendorongnya ke posisi semula. Pada saat ligamen “didorong kembali” muncullah bunyi kedua.

Energi yang hilang dalam sendi sangat rendah, hanya sekitar 7% dari yang diperlukan untuk merusak tulang. Tetapi, bila terlalu sering melakukannya, bisa dihitung sendiri dan hasilnya tentu sangat berbahaya.

Sebuah penelitian melibatkan 300 orang yang telah membunyikan buku jarinya selama 35 tahun. Memang, hasilnya tidak ada kasus artritis pada tangan mereka. Namun, efek lainnya adalah mereka memiliki sendi yang membesar, tangan mereka menjadi lebih lemah, berkurang seperempat dari kekuatan tangan yang seharusanya.

Jadi, membunyikan buku jari tangan dan persendian tulang lainnya akan terasa saat kita tua nanti, 35 hingga 40 tahun mendatang.

 Sumber: brian-manihuruk

Monday

Mitos Dibalik Penyakit Paru-Paru Basah

Bagi kalangan medis, sebenarnya istilah ini lucu. Semua Paru-paru selalu basah karena dibasahi oleh darah. Sesuai fungsinya, paru-paru adalah tempat pertukaran O2 dengan CO2 oleh Hemoglobin yang berada dalam sel-sel darah merah. Oleh karena itu wajar kalo paru-paru selalu basah, dan tidak pernah ada paru-paru kering, kecuali tentunya orang mati. 

welcome to my world

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud paru-paru basah?
Paru-paru basah sebenarnya adalah Effusi pleura, yaitu keadaan dimana rongga pleura seseorang terisi cairan berlebih. Rongga pleura adalah suatu rongga yang menyelimuti paru-paru. Normalnya terisi sedikit cairan yang berfungsi sebagai pelumas pada waktu paru-paru mengembang dan mengempis saat bernafas sehingga tidak terjadi gesekan yang menyakitkan. Cairan ini di produksi dan diserap dalam jumlah yang sama sehingga jumlahnya akan selalu tetap.



Pada efusi pleura, terjadi penumpukan cairan di rongga pleura. Hal ini bisa terjadi karena jumlah produksi yang meningkat atau jumlah penyerapannya berkurang. Sehingga terjadi kelebihan cairan di rongga tersebut. Penyebab penimbunan cairan ini bisa bermacam-macam. Antara lain infeksi, baik infeksi spesifik yang biasanya disebabkan oleh kuman TB (Tuberculosis), maupun infeksi non spesifik yang disebabkan oleh kuman atau jasad renik selain TB.

Selain infeksi bisa juga disebabkan oleh kanker baik kanker di paru (ini yang terbanyak) maupun kanker di luar paru yang sudah menyebar (metastase) ke paru. Penyakit auto imun juga bisa menyebabkan penumpukan cairan ini. Selain itu penyakit-penyakit diluar paru juga bisa menyebabkan efusi pleura. Antara lain penyakit gagal jantung, gagal ginjal dan gagal hati / liver. Dimana pada penyakit-penyakit diluar paru tersebut biasanya selain ada efusi pleura juga disertai dengan bengkak di bagian lain tubuh seperti bengkak di tungkai, di wajah dan di perut (ascites).

Jadi, penyebab paru-paru basah bukanlah udara malam yang terserap saat bernafas karena tidur di malam hari. Tidur di luar ruangan, apalagi kondisi dingin, dilantai alias tidak memakai alas dan ditambah tidak memakai pakaian tebal, akan menurunkan fitalitas tubuh. Nah, saat fitalitas tubuh menurun inilah penyakit menyerang atau jika sudah terkena menjadi semakin parah. 



Sumber : http://fenz-capri.blogspot.com/2010/12/mengungkap-mitos-paru-paru-basah.html

16 Khasiat Sarang Semut Bagi Kesehatan


Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat meyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migren, rematik dan leukemia. Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.

1. KANKER DAN TUMOR
Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.


Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

2. GANGGUAN JANTUNG, TERUTAMA JANTUNG KORONER
Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.

3. STROKE RINGAN MAUPUN BERAT
Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

4. AMBEIEN (WASIR)
Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.

5. BENJOLAN-BENJOLAN DALAM PAYUDARA
Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

6. GANGGUAN FUNGSI GINJAL DAN PROSTAT
Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

7. HAID DAN KEPUTIHAN
Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

8. MELANCARKAN PEREDARAN DARAH
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

9. MIGREN (SAKIT KEPALA SEBELAH)
Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

10. PENYAKIT PARU-PARU (TBC)
Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

11. REMATIK (ENCOK)
Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

12. GANGGUAN ALERGI HIDUNG, MIMISAN, BERSIN-BERSIN
Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

13. SAKIT MAAG
Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.

Manfaat Tambahan Sarang Semut
Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.

1. MELANCARKAN DAN MENINGKATKAN ASI
Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan kewanitaan (sari rapet).

2. MEMULIHKAN GAIRAH SEKSUAL
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.

3. MEMULIHKAN STAMINA TUBUH
Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dais tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.

sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/12/khasiat-sarang-semut-bagi-kesehatan.html

Bahaya Imunisasi dan Vaksinnasi, Konspirasi Besar Orang Yahudi dan Amerika


Vaksin dan imunisasi adalah konspirasi besar besaran dari keluarga Yahudi ternama di Amrik, yaitu Rockefeller, Rockefeller itu mendanai besar²an proyek imunisasi maupun vaksin ini. Dia adalah salah satu pendiri WHO plus CIA!.  Rockefeller sendiri adalah salah satu keluarga Yahudi yang paling berpengaruh di dunia, dan mereka adalah bagian dari Zionisme Internasional.

Kenyataannya, mereka adalah pendiri WHO dan lembaga strategis lainnya :
The UN's WHO was established by the Rockefeller family's foundation in 1948 – the year after the same Rockefeller cohort established the CIA. Two years later the Rockefeller Foundation established the U.S. Government's National Science Foundation, the National Institute of Health (NIH), and earlier, the nation's Public Health Service (PHS). ~ Dr. Leonard Horowitz dalam "WHO Issues H1N1 Swine Flu Propaganda"

Wah hebat sekali ya penguasaan mereka pada lembaga-lembaga strategis.
Dilihat dari latar belakang WHO, jelas bahwa vaksinasi modern (atau kita menyebutnya imunisasi) adalah salah satu campur tangan (Baca : konspirasi) Zionisme dengan tujuan untuk menguasai dan memperbudak seluruh dunia dalam "New World Order" mereka.

Apa Kata Para Ilmuwan Tentang Vaksinasi?

"Satu-satunya vaksin yang aman adalah vaksin yang tidak pernah digunakan." ~ Dr. James R. Shannon, mantan direktur Institusi Kesehatan Nasional Amerika
"Vaksin menipu tubuh supaya tidak lagi menimbulkan reaksi radang. Sehingga vaksin mengubah fungsi pencegahan sistem imun." ~ Dr. Richard Moskowitz, Harvard University
"Kanker pada dasarnya tidak dikenal sebelum kewajiban vaksinasi cacar mulai diperkenalkan. Saya telah menghadapi 200 kasus kanker, dan tak seorang pun dari mereka yang terkena kanker tidak mendapatkan vaksinasi sebelumnya." ~ Dr. W.B. Clarke, peneliti kanker Inggris
"Ketika vaksin dinyatakan aman, keamanannya adalah istilah relatif yang tidak dapat diartikan secara umum". ~ dr. Harris Coulter, pakar vaksin internasional
"Kasus polio meningkat secara cepat sejak vaksin dijalankan. Pada tahun 1957-1958 peningkatan sebesar 50%, dan tahun 1958-1959 peningkatan menjadi 80%." ~ Dr. Bernard Greenberg, dalam sidang kongres AS tahun 1962
"Sebelum vaksinasi besar besaran 50 tahun yang lalu, di negara itu (Amerika) tidak terdapat wabah kanker, penyakit autoimun, dan kasus autisme." ~ Neil Z. Miller, peneliti vaksin internasional
"Vaksin bertanggung jawab terhadap peningkatan jumlah anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan sistem imun dan syarat, hiperaktif, kelemahan daya ingat, asma, sindrom keletihan kronis, lupus, artritis reumatiod, sklerosis multiple, dan bahkan epilepsi. Bahkan AIDS yang tidak pernah dikenal dua dekade lalu, menjadi wabah di seluruh dunia saat ini." ~ Barbara Loe Fisher, Presiden Pusat Informasi Vaksin Nasional Amerika
"Tak masuk akal memikirkan bahwa Anda bisa menyuntikkan nanah ke dalam tubuh anak kecil dan dengan proses tertentu akan meningkatkan kesehatan. Tubuh punya cara pertahanan tersendiri yang tergantung pada vitalitas saat itu. Jika dalam kondisi fit, tubuh akan mampu melawan semua infeksi, dan jika kondisinya sedang menurun, tidak akan mampu. Dan Anda tidak dapat mengubah kebugaran tubuh menjadi lebih baik dengan memasukkan racun apapun juga ke dalamnya." ~ Dr. William Hay, dalam buku "Immunisation: The Reality behind the Myth"

Dan masih banyak lagi pendapat ilmuwan yang lainnya.

Dan ternyata faktanya di Jerman para praktisi medis, mulai dokter hingga perawat, menolak adanya imunisasi campak. Penolakan itu diterbitkan dalam "Journal of the American Medical Association" (20 Februari 1981) yang berisi sebuah artikel dengan judul "Rubella Vaccine in Susceptible Hospital Employees, Poor Physician Participation". Dalam artikel itu disebutkan bahwa jumlah partisipan terendah dalam imunisasi campak terjadi di kalangan praktisi medis di Jerman. Hal ini terjadi pada para pakar obstetrik, dan kadar terendah lain terjadi pada para pakar pediatrik. Kurang lebih 90% pakar obstetrik dan 66% parak pediatrik menolak suntikan vaksin rubella.

Lalu mengapa bisa hal itu terjadi? Apa rahasia di balik vaksin dan imunisasi?

Menurut pencarian saya tentang imunisasi yang telah saya lakukan sejak beberapa tahun lalu. Saya berusaha mengaitkannya dengan metode ilmu genetik dalam Islam yang sedikit telah saya pahami.
Vaksin yang telah diproduksi dan dikirim ke berbagai tempat di belahan bumi ini (terutama negara muslim, negara dunia ketiga, dan negara berkembang), adalah sebuah proyek untuk mengacaukan sifat dan watak generasi penerus di negara-negara tersebut.

Vaksin tersebut dibiakkan di dalam tubuh manusia yang bahkan kita tidak ketahui sifat dan asal muasalnya. Kita tau bahwa vaksin didapat dari darah sang penderita penyakit yang telah berhasil melawan penyakit tersebut. Itu artinya dalam vaksin tersebut terdapat DNA sang inang dari tempat virus dibiakkan tersebut.

Pernahkah anda berpikir apabila DNA orang asing ini tercampur dengan bayi yang masih dalam keadaan suci?

DNA adalah berisi cetak biru atau rangkuman genetik leluhur-leluhur kita yang akan kita warisi. Termasuk sifat, watak, dan sejarah penyakitnya.

Lalu apa jadinya apabila DNA orang yang tidak kita tau asal usul dan wataknya bila tercampur dengan bayi yang masih suci? Tentunya bayi tersebut akan mewarisi genetik DNA sang inang vaksin tersebut.
Pernahkan anda terpikir apabila sang inang vaksin tersebut dipilih dari orang-orang yang terbuang, kriminal, pembunuh, pemerkosa, peminum alkohol, dan sebagainya?

Dari banyak sumber yang saya dengar selama ini, penelitian tentang virus dilakukan kepada para narapidana untuk menghemat biaya penelitian, atau malah mungkin hal itu disengaja?

Zat-zat kimia berbahaya dalam vaksin.

Vaksin mengandung substansi berbahaya yang diperlukan untuk mencegah infeksi dan meningkatkan performa vaksin. Seperti merkuri, formaldehyde, dan aluminium, yang dapat membawa efek jangka panjang seperti keterbelakangan mental, autisme, hiperaktif. alzheimer, kemandulan, dll. Dalam 10 tahun terakhir, jumlah anak autis meningkat dari antara 200 – 500 % di setiap negara bagian di Amerika.


Babi dalam Vaksin.


Penggunaan asam amino binatang babi dalam vaksin bukanlah berita yang baru. Bahkan kaum Muslim dan Yahudi banyak yang menentang hal ini karena babi memang diharamkan, seperti tertuang dalam Qur'an ayat berikut :

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Qur'an surah Al-Maidah (5) ayat 3

Bahkan dalam Perjanjian Lama (Taurat) juga disebutkan :

"Jangan makan babi. Binatang itu haram karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tidak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram."
Imamat 11 : 7-8


Bencana akibat vaksin yang tidak pernah dipublikasikan.
  • Di Amerika pada tahun 1991 – 1994 sebanyak 38.787 masalah kesehatan dilaporkan kepada Vaccine Adverse Event Reporting System (VAERS) FDA. Dari jumlah ini 45% terjadi pada hari vaksinasi, 20% pada hari berikutnya dan 93% dalam waktu 2 mgg setelah vaksinasi. Kematian biasanya terjadi di kalangan anak anak usia 1-3 bulan.
  • Pada 1986 ada 1300 kasus pertusis di Kansas dan 90% penderita adalah anak-anak yang telah mendapatkan vaksinasi ini sebelumnya. Kegagalan sejenis juga terjadi di Nova Scotia di mana pertusis telah muncul sekalipun telah dilakukan vaksinasi universal.
  • Jerman mewajibkan vaksinasi tahun 1939. Jumlah kasus dipteri naik menjadi 150.000 kasus, di mana pada tahun yang sama, Norwegia yang tidak melakukan vaksinasi, kasus dipterinya hanya sebanyak 50 kasus.
  • Penularan polio dalam skala besar, menyerang anak-anak di Nigeria Utara berpenduduk muslim. Hal itu terjadi setelah diberikan vaksinasi polio, sumbangan AS untuk penduduk muslim. Beberapa pemimpin Islam lokal menuduh Pemerintah Federal Nigeria menjadi bagian dari pelaksanaan rencana Amerika untuk menghabiskan orang-orang Muslim dengan menggunakan vaksin.
  • Tahun 1989-1991 vaksin campak "high titre" buatan Yugoslavia Edmonton-Zagreb diuji coba pada 1500 anak-anak miskin keturunan orang hitam dan latin, di kota Los Angeles, Meksiko, Haiti dan Afrika. Vaksin tersebut sangat direkomendasikan oleh WHO. Program dihentikan setelah di dapati banyak anak-anak meninggal dunia dalam jumlah yang besar.
  • Vaksin campak menyebabkan penindasan terhadap sistem kekebalan tubuh anak-anak dalam waktu panjang selama 6 bulan sampai 3 tahun. Akibatnya anak-anak yang diberi vaksin mengalami penurunan kekebalan tubuh dan meninggal dunia dalam jumlah besar dari penyakit-penyakit lainnya WHO kemudian menarik vaksin-vaksin tersebut dari pasar di tahun 1992.
  • Setiap program vaksin dari WHO di laksanakan di Afrika dan Negara-negara dunia ketiga lainnya, hampir selalu terdapat penjangkitan penyakit-penyakit berbahaya di lokasi program vaksin dilakukan. Virus HIV penyebab Aids di perkenalkan lewat program WHO melalui komunitas homoseksual melalui vaksin hepatitis dan masuk ke Afrika tengah melalui vaksin cacar.
  • Desember 2002, Menteri Kesehatan Amerika, Tommy G. Thompson menyatakan, tidak merencanakan memberi suntikan vaksin cacar. Dia juga merekomendasikan kepada anggota kabinet lainnya untuk tidak meminta pelaksaanaan vaksin itu. Sejak vaksinasi massal diterapkan pada jutaan bayi, banyak dilaporkan berbagai gangguan serius pada otak, jantung, sistem metabolisme, dan gangguan lain mulai mengisi halaman-halaman jurnal kesehatan.
  • Kenyataannya vaksin untuk janin telah digunakan untuk memasukan encephalomyelitis, dengan indikasi terjadi pembengkakan otak dan pendarahan di dalam. Bart Classen, seorang dokter dari Maryland, menerbitkan data yang memperlihatkan bahwa tingkat penyakit diabetes berkembang secara signifikan di Selandia Baru, setelah vaksin hepatitis B diberikan secara massal di kalangan anak-anak.
  • Melaporkan bahwa, vaksin meningococcal merupakan "Bom waktu bagi kesehatan penerima vaksin."
  • Anak-anak di Amerika Serikat mendapatkan vaksin yang berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan kerusakan permanen. Berbagai macam imunisasi misalnya, Vaksin-vaksin seperti Hepatitis B, DPT, Polio, MMR, Varicela (Cacar air) terbukti telah banyak memakan korban anak-anak Amerika sendiri, mereka menderita kelainan syaraf, anak-anak cacat, diabetes, autis, autoimun dan lain-lain.
  • Vaksin cacar dipercayai bisa memberikan imunisasi kepada masyarakat terhadap cacar. Pada saat vaksin ini diluncurkan, sebenarnya kasus cacar sudah sedang menurun. Jepang mewajibkan suntikan vaksin pada 1872. Pada 1892, ada 165.774 kasus cacar dengan 29.979 berakhir dengan kematian walaupun adanya program vaksin.
  • Pemaksaan vaksin cacar, di mana orang yang menolak bisa diperkarakan secara hukum, dilakukan di Inggris tahun 1867. Dalam 4 tahun, 97.5& masyarakat usia 2 sampai 50 tahun telah divaksinasi. Setahun kemudian Inggris merasakan epidemik cacar terburuknya dalam sejarah dengan 44.840 kematian. Antara 1871 – 1880 kasus cacar naik dari 28 menjadi 46 per 100.000 orang. Vaksin cacar tidak berhasil.
  • Dan masih banyak lagi.
Mengapa vaksin gagal melindungi terhadap penyakit?


Walene James, pengarang buku Immunization: the Reality Behind The Myth, mengatakan respon inflamatori penuh diperlukan untuk menciptakan kekebalan nyata.


Sebelum introduksi vaksin cacar dan gondok, kasus cacar dan gondok yang menimpa anak-anak adalah kasus tidak berbahaya. Vaksin "mengecoh" tubuh sehingga tubuh kita tidak menghasilkan respon inflamatory terhadap virus yang diinjeksi.


SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) naik dari 0.55 per 1000 orang di 1953 menjadi 12.8 per 1000 pada 1992 di Olmstead County, Minnesota. Puncak kejadian SIDS adalah umur 2 – 4 bulan, waktu di mana vaksin mulai diberikan kepada bayi. 85% kasus SIDS terjadi di 6 bulan pertama bayi. Persentase kasus SIDS telah naik dari 2.5 per 1000 menjadi 17.9 per 1000 dari 1953 sampai 1992. Naikan kematian akibat SIDS meningkat pada saat hampir semua penyakit anak-anak menurun karena perbaikan sanitasi dan kemajuan medikal kecuali SIDS.


Kasus kematian SIDS meningkat pada saat jumlah vaksin yang diberikan kepada balita naik secara meyakinkan menjadi 36 per anak.


Dr. W. Torch berhasil mendokumentasikan 12 kasus kematian pada anak-anak yang terjadi dalam 3,5 – 19 jam paska imunisasi DPT. Dia kemudian juga melaporkan 11 kasus kematian SIDS dan satu yang hampir mati 24 jam paska injeksi DPT. Saat dia mempelajari 70 kasus kematian SIDS, 2/3 korban adalah mereka yang baru divaksinasi mulai dari 1,5 hari sampai 3 minggu sebelumnya.


Tidak ada satu kematian pun yang dihubungkan dengan vaksin. Vaksin dianggap hal yang mulia dan tidak ada pemberitaan negatif apapun mengenai mereka di media utama karena mereka begitu menguntungkan bagi perusahaan farmasi.


Ada alasan yang valid untuk percaya bahwa vaksin bukan saja tak berguna dalam mencegah penyakit, tetapi mereka juga kontraproduktif karena melukai sistem kekebalan yang meningkatkan resiko kanker, penyakit kekebalan tubuh, dan SIDS yang menyebabkan cacat dan kematian.


Lalu adakah imunisasi yang benar menurut Islam?

Ada! Bahkan Rasulullah sendiri yang mengajarkan dan merekomendasikannya.

Imam Bukhari dalam Shahih-nya men-takhrij hadits dari Asma' binti Abi Bakr
Dari Asma' binti Abu Bakr bahwa dirinya ketika sedang mengandung Abdullah ibn Zubair di Mekah mengatakan, "Saya keluar dan aku sempurna hamilku 9 bulan, lalu aku datang ke madinah, aku turun di Quba' dan aku melahirkan di sana, lalu aku pun mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, maka beliau Shalallaahu alaihi wasalam menaruh Abdullah ibn Zubair di dalam kamarnya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam meminta kurma lalu mengunyahnya, kemudian beliau Shalallaahu alaihi wasalam memasukkan kurma yang sudah lumat itu ke dalam mulut Abdullah ibn Zubair. Dan itu adalah makanan yang pertama kali masuk ke mulutnya melalui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, kemudian beliau men-tahnik-nya, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam pun mendo'akannya dan mendoakan keberkahan kepadanya.




Dalam shahihain -Shahih Bukhari dan Muslim- dari Abu Musa Al-Asy'ariy, "Anakku lahir, lalu aku membawa dan mendatangi Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, lalu beliau Shalallaahu alaihi wasalam memberinya nama Ibrahim dan kemudian men-tahnik-nya dengan kurma." dalam riwayat Imam Bukhari ada tambahan: "maka beliau SAW mendoakan kebaikan dan memdoakan keberkahan baginya, lalu menyerahkan kembali kepadaku."

Ibu saya pernah mengatakan bahwa bayi dilahirkan dalam keadaan kekurangan glukosa. Bahkan apabila tubuhnya menguning, maka bayi tersebut dipastikan membutuhkan glukosa dalam keadaan yang cukup untuknya. Bobot bayi saat lahir juga mempengaruhi kandungan glukosa dalam tubuhnya.


Pada kasus bayi prematur yang beratnya kurang dari 2,5 kg, maka kandungan zat gulanya sangat kecil sekali, dimana pada sebagian kasus malah kurang dari 20 mg/100 ml darah. Adapun anak yang lahir dengan berat badan di atas 2,5 kg maka kadar gula dalam darahnya biasanya di atas 30 mg/100 ml.


Kadar semacam ini berarti (20 atau 30 mg/100 ml darah) merupakan keadaan bahaya dalam ukuran kadar gula dalam darah.


Hal ini bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit, seperti bayi menolak untuk menyusui, otot-otot bayi melemas, aktivitas pernafasan terganggu dan kulit bayi menjadi kebiruan, kontraksi atau kejang-kejang.

Terkadang bisa juga menyebabkan sejumlah penyakit yang berbahaya dan lama, seperti insomnia, lemah otak, gangguan syaraf, gangguan pendengaran, penglihatan, atau keduanya.

Apabila hal-hal di atas tidak segera ditanggulangi atau diobati maka bisa menyebabkan kematian. Padahal obat untuk itu adalah sangat mudah, yaitu memberikan zat gula yang berbentuk glukosa melalui infus, baik lewat mulut, maupun pembuluh darah.

Mayoritas atau bahkan semua bayi membutuhkan zat gula dalam bentuk glukosa seketika setelah lahir, maka memberikan kurma yang sudah dilumat bisa menjauhkan sang bayi dari kekurangan kadar gula yang berlipat-lipat.

Disunnahkannya tahnik kepada bayi adalah obat sekaligus tindakan preventif yang memiliki fungsi penting, dan ini adalah mukjizat kenabian Muhammad SAW secara medis dimana sejarah kemanusiaan tidak pernah mengetahui hal itu sebelumnya, bahkan kini manusia tahu bahayanya kekurangan kadar glukosa dalam darah bayi.

Tahnik sebaiknya dilakukan oleh orang-orang yang beriman kepada Allah, atau dapat pula dilakukan ayah atau ibu sang bayi.

Penutup

Imunisasi yang selama ini digembar-gemborkan oleh Zionis dapat berdampak kepada masalah yang sangat serius bagi kehidupan penduduk dunia. Mereka yang bertujuan untuk menjadikan ras lainnya berada di bawah kekuasaan mereka dengan berbagai cara. Sudah cukup adik laki-laki saya yang menjadi korban konspirasi imunisasi ini. Kini saatnya kita membuka mata dan bertanya pada hati nurani kita dengan berbagai propaganda yang mereka lakukan.
Bahkan Allah telah menyuruh kita berhati-hati terdadap berita dari mereka :

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."
Qur'an surah Al-Hujuraat (49) : 6

Masih banyak sumber yang belum saya paparkan di sini. Termasuk bagaimana teknologi pengetahuan Islam menyingkap bagaimana setan dapat menjadikan manusia menjadi jahat melalui makanan yang haram yang kita konsumsi. Insya Allah lain waktu saya dapat menjelaskannya.
Sumber : Haxims

Saturday

Penis Bengkok dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Seksual

Peyronie adalah penyakit yang menyebabkan penis melengkung secara tidak teratur di bagian porosnya sehingga pria yang menderita penyakit ini kesulitan untuk mempertahankan kehidupan seksualnya. Beruntung metode pengobatan baru untuk mengurangi rasa sakitnya telah ditemukan.



Kini peneliti menggelar dua uji klinis dimana partisipan disuntikkan obat bernama Xiaflex ke dalam poros penisnya dengan harapan obat ini akan melunakkan jaringan parut dan mengurangi kelengkungan penisnya.

Setelah pengobatan selama hampi setahun, 67 persen partisipan mengaku penisnya mengalami perbaikan pasca penggunaan Xiaflex. Faktanya, dalam percobaan pertama, kelengkungan rata-rata untuk pria yang diobati dengan Xiaflex turun lebih dari 17 derajat dalam setahun.

Saat ini obat itu sedang menunggu persetujuan dari FDA yang diperkirakan takkan mencapai keputusan hingga akhir 2012.

Lalu mengapa Anda harus peduli sekarang? Karena bagian tubuh paling berharga milik Anda itu mungkin bisa berisiko juga.

"Saya sering melihat pasien yang berpikir bahwa mereka mengidap beberapa jenis kanker, tapi sebenarnya itu hanyalah sebuah kasus tidak terdiagnosis seperti penyakit Peyronie," ungkap Culley C. Carson III, M.D., salah satu peneliti yang terlibat dalam percobaan dan seorang profesor urologi di University of North Carolina.

Tapi jangan keburu panik dulu. Lebih baik simak 4 fakta yang perludiketahui tentang penyakit Peyronie seperti dikutip dari menshealth, Jumat (15/6/2012) berikut ini.

1. Apa penyebab penis bengkok?

Penyakit Peyronie terjadi karena adanya plak yang menumpuk di penis Anda. Biasanya saat pertama kali muncul, penyakit ini dianggap sebagai peradangan lokal yang kemudian berkembang menjadi jaringan parut yang mengeras dan mengurangi fleksibilitas serta menyebabkan penis Anda membengkok saat ereksi.

"Penyakit Peyronie sering didapatkan dari cedera saat berhubungan seksual," terang Dr Carson.

Namun secara realistis, apapun yang bisa menyebabkan trauma vaskular atau mencederai penis seperti aktivitas atletik atau kecelakaan juga bisa disalahkan untuk itu, tambahnya.

2. Bagaimana penyakit ini mempengaruhi kejantanan pria?

Setelah jaringan parut mulai mengeras dan menjadi plak, jaringan itu menyebabkan poros penisnya melengkung karena bagian itu tak lagi seelastis bagian penis lainnya.

"Lengkungannya bisa mencapai hampir 90 derajat," kata Dr Carson. "Dan penis yang biasanya membutuhkan pengobatan memiliki kelengkungan 30 derajat atau lebih."

3. Bisakah kondisi ini mengganggu kehidupan seks?

"Bisa saja begitu. Hal pertama yang terlihat adalah ketika ereksi penis terasa menyakitkan sehingga lebih sulit untuk digunakan berhubungan seksual dengan pasangan Anda," tandas Dr. Carson.

Tapi nyeri yang terjadi saat ereksi itu biasanya hanya berlangsung selama 4-6 bulan pertama. Jadi kebanyakan pria yang mengalaminya bisa terus berhubungan seksual, tapi rasanya kurang menyenangkan, kata Dr. Carson.

4. Apa pilihan pengobatan terbarunya?

Sayangnya, belum ada obat oral disetujui dan benar-benar efektif untuk mengatasinya, timpal Dr. Carson. Pasien biasanya memakai Potaba, obat yang sudah ada di pasaran namun belum dibuktikan efektivitasnya oleh FDA.

"Ketika pengobatan oral tidak mempan, biasanya para dokter merekomendasikan obat lain yang bernama Interferon, namun penggunaannya dengan cara disuntikkan," jelas Dr. Carson. Tetapi sekali lagi, Interferon tidak dapat menjamin kesembuhannya.



Sumber : Detik Health

Cara Mudah Menurunkan Berat Badan dengan Tidur

Memiliki berat badan ideal merupakan dambaan setiap wanita. Biasanya para wanita akan melakukan segala cara untuk mendapatkan tubuh yang proporsional serta berat badan yang ideal. Tahukan Anda bahwa tidur lelap adalah cara yang mudah menurunkan berat badan?

Cara Mudah Menurunkan Berat Badan dengan Tidur
Cara Mudah Menurunkan Berat Badan dengan Tidur


Dikutip dari Bold Sky, seseorang yang kurang tidur dapat mengalami berbagai macam penyakit, misalnya depresi, penyakit jantung dan diabetes. Namun, Ilmu Kedokteran telah membuktikan bahwa jika Anda tidur dengan baik akan memicu penurunan berat badan dan menjaga tubuh Anda tetap bugar.

Menurut David Rappoport MD, professor dan direktur divisi Sleep Medicine di New York University of Medicine, tidur sangat mempengaruhi hormon dalam tubuh dan membuat nafsu makan jadi berkurang. penelitian ini pun telah dilakukan oleh University of Chicago.

Berikut ini adalah bukti bahwa tidur dapar menurunkan berat badan.

1. Mengontrol Nafsu Makan
Ketika Anda tidur, tubuh menghasilkan hormone gherelin yang berguna untuk mengurangi hilangnya energi yang mengakibatkan Anda merasa lapar.

Tidur kurang dari enam jam akan membuat produksi hormon gherelin semakin meningkat dan membuat Anda merasa selalu lapar. Tetapi bukan berarti Anda dapat makan yang banyak dan tidur sepuasnya agar berat badan turun. Pastikan juga Anda tidak mengkonsumsi makanan berlemak terlalu banyak.

2. Mengurangi Penyimpanan Lemak
Tidur yang cukup atau sekitar 8 jam per hari akan meningkatkan metabolisme karbohidrat yang ada di dalam tubuh. Dengan adanya aktivitas metabolisme dalam tubuh dapat mengurangi penyimpanan lemak. Sedangkan jika Anda kurang tidur dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan produksi hormon insulin yang meningkat sehingga dapat menyebabkan diabetes.

3. Menghilangkan Depresi
Anda mungkin mengalami depresi, tetapi jika Anda memiliki waktu tidur yang cukup, rasa depresi itu akan berkurang. Dalam keadaan stres, tekanan darah dan kadar gula dalam darah akan meningkat. Tetatpi tidur terlalu lama juga tidak baik, karena dampaknya akan membuat Anda menjadi gemuk.


Sumber : wolipop

Tuesday

Rumput Laut Indonesia Ampuh Membunuh Tumor

Spesies ganggang coklat yang hidup di Indonesia memiliki potensi untuk mengobati kanker. 

Turbinaria decurrens
 Demikian hasil bioprospeksi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pengolahan Produk dan Bioteknologi (BBRP2B) Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan (Balitbang KP) baru-baru ini.

Jenis ganggang coklat yang berpotensi mengobat kanker tersebut adalah Turbinaria decurrens. Lewat pengujian, peneliti dari kedua lembaga tersebut mengetahui bahwa Turbinaria decurrens mampu membunuh sel tumor mulut rahim.

Laporan bahwa golongan ganggang atau rumput laut bisa mengobati ini sel kanker bukan pertama kalinya. Sebelumnya, ganggang merah jenis Rhodymenia palmata dan ganggang hijau jenis Ulva fasciata juga dilaporkan bisa membunuh sel tumor payudara.

"Rumput laut kaya akan senyawa flavonoids yang banyak dilaporkan mempunyai efek sebagai antitumor," kata Nurrahmi Dewi Fajarningsih, salah satu peneliti yang terlibat riset ini.

Adanya fakta ini menunjukkan bahwa ganggang kaya manfaat. Pemanfaatannya kini harus diperluas, tak sebatas sebagai sumber karigin saja. Indonesia bisa mengelola ganggang sebagai sumber daya alam hayati bahan baku obat-obatan.

"Kalau kita berhasil menciptakan industri obat-obatan berbasis rumput laut, hasilnya bisa 5-6 kali lebih besar daripada nilai hasil budidaya ikan di Indonesia setahun," Kepala Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rizald M. Rompas. 


SUmber : kompas.com

Nonton Piala Eropa Bisa Picu Gangguan Jiwa

Saat anda membaca tulisan ini saya yakin, jika anda penggila sepakbola mungkin sedang terbuai demam Piala Eropa. Kejuaraan yang berlangsung hampir selama tiga minggu ini memang benar-benar memberi tontonan sepakbola kelas dunia yang indah. Namun apakah anda tahu di balik itu tersimpan suatu risiko untuk mengalami gangguan jiwa?

Nonton Bareng Euro 2012  (Sumber : bisnis-jabar.com)


Mungkin anda mengatakan kalau saya ini berlebihan. Apa hubungannya menonton Piala Eropa dengan timbulnya Gangguan Jiwa? Saya akan mencoba sedikit menjelaskannya dengan tulisan saya di bawah ini.

Picu insomnia

Kita mengetahui bersama bahwa Piala Eropa berlangsung pertandingannya di Indonesia di saat waktu malam hari. Setiap hari kita menyaksikan pertandingan di antara jam 22.00 WIB sampai sekitar jam 3.00 WIB dini hari. Artinya, bagi yang memang berniat menonton semua pertandingan, dia harus menahan kantuknya agar bisa menyaksikan pertandingan bola itu. Ataupun cara lain adalah dengan menggantikan pola tidurnya, yang dimajukan menjadi lebih awal demi menonton sampai pagi.

Tahukah anda kedua cara ini bisa memicu terjadinya kesulitan tidur atau insomnia di saat sudah selesai Piala Eropa? Dan perlu anda ketahui bahwa Insomnia adalah suatu gangguan kejiwaan juga. Hal ini terjadi karena pola tidur yang berbeda yang dipertahankan akan membuat terjadinya perubahan irama sirkardian tubuh yang mengatur tidur kita.

Jika kita sudah terbiasa tidur jam 10 malam lalu kita ubah menjadi jam 3 pagi, maka nanti pada orang-orang tertentu pola tidurnya bisa berubah dari jam 10 malam menjadi mungkin sekitar jam 12 atau jam 1 malam. Ini merupakan pola yang dikondisikan oleh orang itu tersebut. Pada beberapa orang, mungkin siklus ini dapat baik kembali namun mungkin memerlukan waktu. Namun sebagian lagi bisa saja menetap untuk waktu yang lama.

Kedua masalah respon dari melatonin sebagai hormon tidur yang berkurang dengan adanya waktu sirkardian tubuh yang berubah. Melatonin biasanya mulai keluar dari tubuh kita saat mulai gelap atau matahari terbenam, konsentrasinya makin lama makin naik sampai akhirnya membuat respon mengantuk yang diikuti oleh tidur. Artinya peningkatan ini berlangsung alami menyebabkan tidur kita.
Namun jika kita menahan kantuk misalnya menunggu pertandingan selesai sampai jam 1 atau jam 3, maka melatonin ini akan menjadi "bingung" karena pada saat konsentrasinya sudah tinggi dan seharusnya memicu tidur, kita malah mencoba melawannya. Inilah kebingungan yang bisa menjadi alasan mengapa setelah Piala Eropa selesai nanti, beberapa orang mungkin pola waktu tidurnya akan menjadi berubah.
Picu gangguan cemas

Melatonin sebagai hormon tidur terkait dengan serotonin dan irama sirkadian tubuh. Ketidakseimbangan melatonin dan perubahan irama sirkardian dapat membuat ketidakseimbangan serotonin (penurunan serotonin) yang dapat berdampak cemas kepada diri kita. Ini belum lagi bagi kita yang hobi mengkonsumsi minuman berenergi atau kafein untuk melawan kantuk akibat memasang mata sampai dini hari untuk menonton bola. Kondisi ini tentunya tidak baik karena akan memicu peningkatan sistem saraf otonom di otak yang pada beberapa orang tertentu akan memicunya mengalami gangguan cemas.

Belum lagi jika anda mulai iseng untuk memasang taruhan bola berkaitan dengan pertandingan-pertandingan Piala Eropa. Ketegangan menonton menjadi bertambah karena adanya rasa khawatir jagoannya kalah dan akhirnya menyebabkan uang taruhan hilang. Memikirkan peluang kalah dan menang ini bisa memusingkan sebagian besar orang dan merupakan pemicu stres. Kondisi ini bisa memicu terjadinya gangguan cemas pada anda.

Jadi, saran saya berhati-hatilah menonton piala Eropa jika anda mempunyai gejala-gejala gangguan kejiwaan yang saya sebutkan di atas. Jikalau boleh menyarankan, tontonlah tim-tim yang anda unggulkan dan sukai saja dan itupun harus menjaga pola tidur anda, agar tidak setiap hari harus begadang karena nonton siaran sepakbola. Bukan tidak mungkin, seusai Piala Eropa selesai, anda bisa mengalami gangguan jiwa.

Selamat Menonton Bola, Salam Sehat Jiwa

Sumber : Kompas.com