Wednesday

GMF dan Airbus Bangun Training Center Untuk Kawasan Asia Tenggara

PT GMF AeroAsia bersama Airbus menyepakati kerjasama pengembangan pelatihan perawatan pesawat dengan GMF AeroAsia.

 

Direktur Utama GMF AeroAsia, Richard Budihadianto dan EVP Customer Services Airbus, Didier Lux telah menandatangani Memorandum for Maintenance Training Collaboration di Farnborough International Airshow 2012, di Farnborough, Inggris, Rabu (11/7/2012).

"Kerjasama dengan Airbus ini akan membantu kami meningkatkan jasa MRO kami,  dan memperoleh manfaat dari standar yang  tinggi serta teknologi terbaru  yang dimiliki Airbus dalam pelatihan perawatan pesawat," kata Richard dalam rilis tertulisnya.

GMF AeroAsia dan Airbus memulai kesepakatan pada saat Singapore Airshow 2012 bulan Februari 2012 lalu, di mana Airbus menjelaskan rancangan kerjasama pengembangan trainingnya. Lalu, Airbus melakukan kunjungan ke GMF pada tanggal 17 April 2012 untuk menjajaki kemungkinan kerjasama. Dari hasil kunjungan itu Airbus memastikan kerjasama pengembangan training bersama GMF. "Kerjasama ini adalah langkah awal menuju kemitraan yang lebih strategis," kata Richard Budihadianto.

EVP Customer Services Airbus, Didier Lux mengatakan bahwa mereka sangat mengharapkan adanya kerjasama dengan GMF AeroAsia ini. "Saling berbagi pengalaman jangka panjang ini akan memanfaatkan kekuatan kita masing-masing. Hal ini tidak hanya akan menguntungkan para costumer, tetapi juga membantu mempercepat perkembangan Airbus di pasar Indonesia. Hal ini juga menunjukkan bagaimana Airbus menerapkan regionalisasi visi untuk lebih dekat dengan pelanggan,” kata Didier Lux.



Sumber : Tribun

Tuesday

Saatnya Indonesia Bantu Krisis Eropa

Dunia memang berputar bersama nasib manusia yang menghuninya. Saat krisis ekonomi tahun 1998, IMF membantu perekonomian Indonesia, namun kini yang terjadi sebaliknya. Indonesia membantu IMF dengan mengucurkan bantuan uang sebesar 1 miliar USD atau sekitar Rp 9,4 Triliun.



Bantuan ini dilakukan dengan cara membeli surat utang yang diterbitkan IMF. Bank Indonesia mengkonversi sedikit cadangan devisanya, untuk menjadi surat utang IMF. “Pinjaman ke IMF itu bukan dari APBN. Semacam devisa dari dana BI, jadi surat berharga,” ujar Menteri Perkonomian Hatta Rajasa di Jakarta 10/7/2012.




Rencana pemerintah ini dianggap aneh oleh sebagian kalangan masyarakat. “Kita ini negara berkembang yang membutuhkan uang untuk membangun, tapi kita malah memberi pinjaman kepada IMF. Itu kan terbalik,” ujar Anggota Komis XI DPR, Laurens Bahang di DPR, Jakarta.

Penolakan juga datang dari sejumlah LSM, antara lain: Lingkar Madani Indonesia, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Indonesia for Global Justice (IGJ), Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) dan Indonesia Human Right Committee for Social Justice (IHCS).

Jean Claude Trichet Presiden Bank Sentral Eropa
Jean Claude Trichet Presiden Bank Sentral Eropa

Menurut LSM tersebut dana Rp 9,4 triliun untuk IMF bukanlah pinjaman, melainkan bantuan Indonesia, sesuai dengan kesepakatan G-20, Juni 2012 lalu. IMF menghimbau anggotanya mengumpulkan dana 430 miliar USD demi menanggulangi krisis ekonomi di Eropa. Termasuk bantuan dari negara berkembang. Untuk itu, para pemimpin G-20 menyepakati pengalihkan hak suara bagi negara berkembang sebesar 5 persen.

Meskin demikian, penambahan persentase itu tidak ada artinya bagi hak suara negara berkembang yang sangat kecil. Negara maju masih mendominasi pengambilan keputusan dewan eksekutif IMF. Eropa memegang 1/3 kursi dewan eksekutif, serta posisi direktur eksekutif. Sedangkan Amerika Serikat memiliki 17% hak suara sehingga memiliki hak veto.

Utang IMF untuk mengatasi krisis Eropa dianggap hanya menguntungkan bank-bank besar, penyebab utama krisis di Amerika dan Eropa. Bank-bank swasta Jerman dan Perancis adalah pemilik 70% dari total utang Yunani. Sementara rakyat mereka tetap menanggung beban krisis ekonomi, lewat pemotongan anggaran sosial dan pembayaran utang.

Hal ini terjadi saat krisis ekonomi Indonesia tahun 1998. Resep ekonomi IMF justru menyebabkan utang – utang perusahaan swasta, menjadi beban pemerintah. Selain itu, pemilik bank-bank swasta yang ditolong justru membawa lari uang tersebut dan menghilang. Akibatnya hingga sekarang, setiap tahun Rp 60 triliun dana APBN digunakan untuk membayar obligasi rekap tersebut.

Alasan Pemerintah Bantu IMF
Pemerintah akhirnya memilih ikut membantu penanggulangan krisis di Eropa, karena sudah menjalar ke Indonesia. Hal ini terlihat dari penurunan ekspor Indonesia. Ditambah lagi negara-negara seperti China dan India juga mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi. “Kita juga berkepentingan agar Eropa bisa menyelesaikan persoalan mereka, sehingga tidak menimbulkan persoalan di dunia,” ujar Menko Perekonomian Hatta Radjasa.


Untuk itulah Indonesia sekarang putar haluan tidak lagi mengandalkan ekspor untuk pertumbuhan ekonomi. Melainkan membangun pertumbuhan dengan berdasarkan permintaan/ konsumsi publik. Pemerintah juga berupaya mati-matian untuk tidak menambah utang dan tetap diposisi 25 %, untuk menjaga defisit keuangan. Pemerintah juga gencar mendorong kenaikan harga BBM, untuk mengurangi biaya subsidi BBM yang mempengaruhi keuangan negara. Pengurangan subsidi BBM ini, tampaknya menjadi keniscayaan di kemudian hari. Saat ini pemerintah memilih cara penghematan energi dan melakukan konversi BBM ke BBG.

Ada saatnya kita ditolong orang dan ada pula saatnya kita menolong mereka. Bahkan China telah memenuhi himbauan IMF dengan memberikan dana sebesar 43 miliar USD atau 10 persen dari dana tambahan yang ditargetkan IMF ke anggotanya, yakni 430 miliar USD.

Indonesia suatu saat bisa saja bernasib seperti Eropa dan membutuhkan bantuan. Sejumlah pakar internasional memperkirakan ekonomi Asia bisa over heat jika salah urus.


Sumber : Jkgr

Proyek Ambisius Audi Membuat Rossi Bertahan di Ducati

Kendati rapor buram bersama Ducati masih menaungi, Valentino Rossi kembali menyampaikan sinyal bertahan di tim pabrikan asal Italia tersebut. Prospek menjanjikan yang ditawarkan Audi membuat dia memilih bertahan.

Valentino Rossi Bertahan di Tim Ducari Musim Depan
Valentino Rossi Bertahan di Tim Ducari Musim Depan


Musim depan, raksasa otomotif Jerman, Audi, resmi mengakuisisi Ducati. Segudang rencana besar pun diusung Audi untuk menyokong Ducati menatap balapan musim depan. Audi mengutarakan beragam program jangka panjang yang membuat Rossi ingin menjadi bagian proyek ambisius Audi bersama Ducati.

Usai balapan di GP Jerman, Rossi mendapat kesempatan untuk menemui petinggi Audi guna membahas rencana kerja Ducati dan Audi di musim depan. "Saya berbicara langsung dengan bos Audi. Mereka memiliki niat kuat untuk mendukung Ducati di masa mendatang guna kembali menunjukkan daya saingnya," ujar Rossi kepada Autosport.

Menyinggung masa depannya, dengan diplomatis Rossi menjawab masih ingin bertahan di tim legendaris asal Italia tersebut. The Doctor masih memiliki minat besar untuk mengembangkan performa Ducati. Dan, Rossi kembali menyatakan komitmen kuatnya untuk tetap setia bersama Ducati.

"Kami harus mengambil sisi positifnya dari motor yang kami miliki sekarang. Tapi kebanyakan, semuanya mencoba untuk memecahkan hal negatif yang membuat kami kehilangan banyak waktu. Saya dan tim telah memberikan beberapa indikasi sangat jelas. Kami masih akan bekerja di sana," beber pembalap yang identik dengan nomor 46 itu.

Dia menyampaikan, sebuah langkah cerdas bila perbaikan Desmosedici dilakukan dari berbagai hal mendasar selangkah demi selangkah. "Agar kami bisa mencapai level yang kompetitif, daripada membalikkan keadaan lagi," tuturnya.

Meski telah disokong Audi, Rossi menyatakan tidak ada perbaikan instan. Timnya masih perlu bekerja keras untuk mengembalikan reputasi yang sempat luntur. "Sayang, perbaikan instan itu tidak terjadi. Audi produsen mobil, bukan motor dan mereka tidak memiliki tongkat ajaib. Kami harus tetap optimistis dan memiliki keyakinan kuat," ujarnya.



Sumber : Viva News

Mike Marcum - Seorang pria yang berusaha membuat mesin waktu

Mike Marcum membuat heboh ketika pada tahun 1995 muncul di acara radio Coast to Coast dan mengatakan bahwa ia memiliki konsep mesin waktu yang dapat direalisasikan. Entahkah mesin waktu itu bekerja atau tidak, tapi konon kabarnya, sejak tahun 1997, Mike Marcum menghilang tanpa jejak. Apakah ia berhasil melakukan perjalanan lintas waktu ?
 
Mike Marcum
Mike Marcum
 

Orang-orang menyebutnya Mike "Mad" Marcum. Pada tahun 1995, Ia mencoba untuk membuat sebuah mesin waktu dari serambi rumahnya di Missouri, Amerika Serikat. Ia memberikan alasannya membuat mesin waktu, yaitu untuk melihat nomor lotere yang akan keluar dari masa depan.


Pada tahun 1995, Marcum baru berusia 21 tahun dan kuliah di bidang kelistrikan. Menurut orang-orang yang mengenalnya, Marcum memang dikenal sebagai seorang yang cerdas.

Dalam wawancaranya dengan Art Bell, Host dari acara radio Coast to Coast, Marcum mengatakan bahwa ia menciptakan mesin waktu dengan "Tangga Yakub".


Tangga Yakub adalah sebuah peralatan yang memiliki dua batangan logam dengan percikan-percikan listrik diantaranya. Dalam film-film kuno, konsep tangga Yakub dapat kita lihat sebagai alat yang menciptakan kehidupan bagi Frankenstein. Dan seperti Frankenstein, menurut Marcum, sesuatu yang besar terjadi ketika Tangga Yakub-nya dijalankan.


"Tepat diatas Tangga Yakub, tercipta sebuah kondisi panas dengan lingkaran di tengahnya." Kata Marcum pada saat wawancara dengan Art Bell. "Pada mulanya, aku tidak mengetahui dengan pasti apa yang sedang terjadi. Bahkan sampai saat ini aku masih belum yakin."

Menurut Marcum, Ia kemudian melemparkan sebuah sekrup ke dalam lingkaran itu.

"Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi, jadi aku mencoba melempar sekrup kedalamnya dan melihat apa yang terjadi," Katanya kepada Bell. "Setelah aku melemparnya, aku tidak melihat sekrup itu lagi."

Sekrup itu hilang, kata Marcum, lalu beberapa detik kemudian, muncul kembali secara tiba-tiba beberapa kaki dari tempatnya berdiri.

Dipenuhi rasa ingin tahu, Marcum lalu memutuskan melakukan sesuatu. Ia membuat Tangga Yakub sebesar manusia dengan 168 elektromagnetik di serambi rumahnya. Setelah Tangga Yakubnya selesai, Marcum masih memiliki satu masalah. Ia membutuhkan sumber listrik.

Jadi, dengan obsesinya yang menggebu, ia pergi ke sebuah gardu listrik di St Joseph dan mencuri 6 transformer dari situ.

Sherif Eugene Lupfer yang mengetahui hal itu segera menuju rumah Marcum dan menemukan keenam transformer tersebut telah terinstall ke Tangga Yakub-nya. Sebelum Marcum menyalakan peralatannya, Sherif telah memborgol tangannya dan menggiringnya ke penjara.


Setelah menjalani hukuman penjara selama beberapa lama, Marcum dibebaskan. Ia kemudian pindah ke sebuah Apartemen di St. Joseph dan mulai mengerjakan mesin waktunya kembali. Namun kemudian, pemilik apartemen mengusirnya. Menurut The New York Times, ia diusir karena memindahkan seekor kucing "sejauh satu blok". Entah apa maksudnya.

Pada tahun 1996, Marcum kembali muncul di acara radio Coast to Coast. Pada saat itu ia mengatakan bahwa 30 hari lagi ia dapat menyelesaikan mesin waktunya.

Itu adalah kemunculannya yang terakhir. Pada Januari 1997, Marcum menghilang.

Setelah hilangnya Marcum, seorang pria dari Orange County menelepon Art Bell. Ia mengatakan bahwa ia ingat dengan sebuah foto dari surat kabar edisi beberapa tahun lalu yang menceritakan sebuah peristiwa misterius yang terjadi pada tahun 1920an.

Menurut surat kabar tersebut, pada tahun 1920an, polisi menemukan mayat seorang pria di sebuah tabung besar yang aneh. Tubuh pria tersebut hancur berantakan. Disebelah tubuh tersebut ditemukan sebuah peralatan aneh. Para polisi saat itu tidak bisa mengidentifikasi peralatan itu atau identitas mayat itu. Penyebab kematiannya juga tidak dapat dipecahkan.

Pria dari Orange County ini kemudian ingat kepada foto tersebut dan ia mengatakan bahwa peralatan disamping mayat tersebut mirip dengan sebuah ponsel.

Apakah Marcum berhasil melakukan perjalanan lintas waktu ke masa lalu ? Apakah mayat pria tersebut adalah Marcum ?

Berbeda dengan Andrew Carlssin yang memang cenderung fiktif, kisah Mike Marcum adalah sebuah kisah nyata. Ia bukan tokoh fantasi. Kemunculannya di Coast to Coast juga nyata. Mesin waktu yang dibangunnya juga nyata. Pencurian enam transformernya juga nyata. Satu-satunya yang meragukan adalah keberhasilannya membuat mesin waktu.

Dan mungkin juga Marcum tidak menghilang, mungkin ia memutuskan untuk menyerah dan bekerja sebagai tukang listrik di Missouri. Atau mungkin ia sedang mencoba mengerjakan mesin waktu lainnya. Kita tidak tahu pasti.

Saya suka dengan Marcum karena ia adalah pria biasa seperti kita. Bila Prof. Ronald Mallet membuat mesin waktu untuk menyelamatkan ayahnya, Marcum, secara sederhana dan polos mengatakan bahwa ia hanya ingin mengetahui nomor lotere yang akan keluar. Ia tidak berusaha menjadi pahlawan dengan memberikan alasan mulia untuk usahanya.

Jadi, saya memutuskan untuk tetap menulis kisah hidup Marcum tanpa peduli apakah mesin waktunya benar-benar bekerja. Mudah-mudahan kisah Marcum bisa sedikit memuaskan fantasi kita mengenai Time Travel.

Sumber: http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/10/mike-marcum-kisah-seorang-pria-yang.html

Ramalan Bill Gates Tahun 1987 Kini Menjadi Kenyataan

Pendiri Microsoft, Bill Gates mendokumentasikan pandangannya pada buku The Road Ahead (Jalan Mendatang) yang terbit 1995. Jauh sebelumnya, dalam wawancara tahun 1987, Gates telah memberikan prediksi teknologi masa depan. Gates meramalkan TV LCD, pengenalan perintah suara Siri, YouTube, Wikipedia, dan pembayaran tanpa kartu.


Buku The Road Ahead (Jalan Mendatang) yang terbit 1995, dalam buku ini Bill Gates mendokumentasikan pandangannya tentang masadepan perkembangan teknologi komputerisasi
Buku The Road Ahead (Jalan Mendatang) yang terbit 1995, dalam buku ini Bill Gates mendokumentasikan pandangannya tentang masadepan perkembangan teknologi komputerisasi

Pada 1987, majalah OMNI memuat prediksi para jenius termasuk Gates. Pendiri Microsoft yang saat itu berusia 32 tahun ini telah menjadi miliuner paling muda. Windows mulai mendominasi sebagai sistem operasi perangkat kerja perusahaan dunia.

Majalah Smithsonian membandingkan prediksi Gates dengan kondisi teknologi dunia pada 2012.

Gates pada saat itu diminta memprediksi dunia dalam 20 tahun mendatang yakni 2007. Tapi, beberapa di antaranya terwujud pada beberapa tahun terakhir ini.

Pada 1987, internet baru mulai mengemuka. Ini membuat prediksi menjadi tidak mudah. Tapi, Gates sudah memiliki visi tentang internet. Dia mendeskripsikan sentuhan YouTube dan Wikipedia yang cocok dengan kehidupan masa kini.

"Pada 20 tahun nanti, Zaman Informasi pasti telah datang. Mimpi untuk mendapatkan basis data dunia dengan sentuhan jari Anda akan menjadi realita,"  ujar Gates dulu seperti dilansir dari Daily Mail.

"Anda bisa membuat tayangan video sendiri dan memuatnya sendiri. Sekarang, jika Anda ingin membuat gambar pada layar, Anda harus memotretnya. Misalnya, gambar pantai dan ombak," imbuhnya.

"Dalam 20 tahun, Anda bisa membuat gambar dan pemandangan sendiri. Anda akan dapat menyimpan representasi tingkat tinggi tentang gambaran matahari atau cara angin bertiup. Percayalah, jika Anda menginginkan ada bintang film tertentu terlihat sedang bersantai di pantai, Anda bisa membuatnya. Orang-orang mulai melakukan ini," ujar Gates meramal.

Tahap terakhir ini belum sepenuhnya terwujud. Industri visual seperti film dan game video mulai menjajakinya. Gates meramalkan kemampuan iPad Apple menampilkan gambar dengan Retina Display.  "Anda berada di rumah. Anda sudah memiliki perpustakaan gambar yang akan berisi semua karya seni terbaik dunia," ujar Gates.

"Anda juga akan memiliki perangkat berlayar datar dengan harga terjangkau untuk digunakan di rumah. Resolusi layar itu sangat bagus untuk memproyeksikan gambar seperti melihat langsung lukisan cat minyak dengan mata. Tampilannya akan sangat realistis," imbuhnya.

Teknologi Apple, Siri juga masuk dalam visi masa depan Gates.

"Kita akan memiliki teknologi pengenalan suara yang berkualitas. Saya dapat bangun pagi dan mengatakan, 'Tunjukkan lukisan Da Vinci.' Perangkat dapat menampilkan gambar resolusi tinggi yang saya inginkan di langit-langit. Teknologi ini juga bisa menampilkan musik atau video. Dunia akan online. Anda bisa melakukan simulasi tentang apa saja," ramal Gates.

Kendati belum ada TV di langit-langit, tapi ramalan lainnya hampir mendekati.

Beberapa waktu lalu, teknologi bisa "menghidupkan" selebritas yang telah meninggal dalam wujud tiga dimensi. Rapper Tupac bisa tampil pada pertunjukkan di Las Vegas, Amerika Serikat.

Gates memperkirakan setiap orang dapat terlibat dalam menentukan kualitas hiburannya sendiri.  "Jika Anda suka Bill Cosby, nanti akan ada deskripsi digital Cosby. Gerak tubuh dan tampilannya akan mirip. Anda bisa membuat acara sendiri dari tampilan itu," ujar Gates.

"Dalam 20 tahun, kita bisa mensintesa realitas. Kita akan melakukannya dengan realisasi yang super dan dalam waktu bersamaan. Mesin akan mengecek data dan memberikan ide cerita yang akan Anda bagikan nanti. Mesin itu juga membuat Anda mengetahui lagu yang akan Anda nyanyikan dan lelucon yang belum pernah Anda dengar sebelumnya. Saat ini kita hanya bisa melakukan simulasi penerbangan saja," urai Gates.

Transaksi online juga masuk dalam prediksi Gates.

"Beberapa hal akan hilang dalam hidup kita. Mesin akan menggeser pertukaran fisik, baik dengan data suara atau jari. Jadi, kartu kredit dan cek perlahan harus menyingkir," paparnya.

Kendati bisa meramalkan masa depan, teknologi yang disebutkan Gates banyak yang dibuat oleh Apple dan Google. Inovasi Microsoft belum memberikan gebrakan berarti dalam mewujudkan prediksi Gates.

Satu hal yang luput dari ramalan yakni pencapaian Microsoft dibanding kompetitornya Apple dan Google. Microsoft tampak statis sejak 2000. (umi)



Sumber : Viva News